Info Film

Supergirl 2026: Pahlawan yang Terluka, Bukan Sekadar Bayangan Superman

BANDUNG, FTV CHANNEL WIDYATAMA – Kalau selama ini kamu mengenal Supergirl sebagai sosok perempuan baik hati yang selalu tersenyum dan siap menolong semua orang, bersiaplah untuk kaget. DC Universe (DCU) yang kini berada di tangan James Gunn dan Peter Safran menghadirkan Supergirl dengan wajah yang sama sekali berbeda lebih gelap, lebih liar, dan jujur saja, jauh lebih menarik. Film bertajuk Supergirl ini dijadwalkan tayang di bioskop seluruh Indonesia pada 26 Juni 2026, dan akan hadir dalam format IMAX.

Ini bukan sekadar film superhero perempuan biasa. Gunn sendiri menyebutnya sebagai sebuah epik sains fiksi berskala besar, dan ia ingin menghadirkan Kara Zor-El dalam versi yang lebih keras dan mentah dibanding yang pernah kita lihat sebelumnya di layar mana pun. Bahkan baik Gunn maupun sutradara Craig Gillespie sepakat menyebut karakter ini sebagai seorang antihero. Sebuah pilihan yang berani, tapi terdengar sangat menjanjikan.

Jika Superman Melihat Harapan, Supergirl Melihat Kenyataan

Film ini merupakan adaptasi dari komik miniseri Supergirl: Woman of Tomorrow (2021-2022) karya penulis Tom King dan ilustrator Bilquis Evely. Menariknya, begitu pengumuman film ini resmi keluar pada Januari 2023, komik sumber materialnya langsung habis terjual di Amazon dan berbagai toko komik. Gunn bahkan harus menghubungi DC Comics untuk segera mencetak ulang!

Cerita berpusat pada Kara Zor-El yang merayakan ulang tahunnya yang ke-23 dengan melintasi galaksi bersama anjing supernya, Krypto. Dalam perjalanan itu, ia bertemu seorang gadis muda bernama Ruthye Marye Knoll—yang mengajaknya dalam misi balas dendam atas kematian sang ayah. Sebuah tragedi mengubah perjalanan tersebut menjadi petualangan penuh amarah dan pencarian jati diri.

Yang membuat karakter ini begitu kompleks adalah latar belakangnya yang tragis. Kara dibesarkan di serpihan planet Krypton yang hancur, menyaksikan semua orang di sekitarnya meninggal satu per satu. Berbeda dengan Superman yang tumbuh di Bumi dalam kehangatan keluarga yang mencintainya, Kara membawa trauma mendalam yang membentuk pandangannya terhadap dunia. Kalau Superman melihat kebaikan dalam diri semua orang, Kara melihat kenyataan—sebuah perbedaan yang terasa sangat manusiawi.

Saat Pilihan Berani Menemukan Sosok yang Tepat

Casting Milly Alcock sebagai Kara Zor-El menjadi salah satu keputusan paling tepat yang pernah dibuat Gunn. Aktris asal Australia ini sudah mencuri perhatian dunia lewat perannya di serial House of the Dragon (2022), dan Gunn mengaku bahwa Alcock adalah nama pertama yang ia sebut kepada Safran untuk peran ini lebih dari setahun sebelum casting resmi diumumkan.

Gunn percaya Alcock memiliki kombinasi yang tepat: ketajaman, keanggunan, dan keaslian yang dibutuhkan untuk interpretasi Supergirl ini. Alcock sendiri mengaku sempat bimbang ia ingin melakukan hal-hal yang ditonton banyak orang tapi juga tidak mau terjebak dalam satu jenis peran sebelum akhirnya yakin setelah mendalami karakter ini. Hasilnya? Dari tes layar pertamanya bersama David Corenswet (Superman) yang bahkan menggunakan bahasa Krypton, semua pihak langsung yakin pilihan ini sudah benar.

Di Balik Layar dan Sorotan, Lahir Dunia yang Penuh Kekacauan

Di belakang kamera, Craig Gillespie yang dikenal lewat Cruella (2021) dan I, Tonya (2017) duduk di kursi sutradara. Ia mengaku langsung tertarik setelah membaca naskah karya Ana Nogueira dan melihat performa Alcock. Gillespie mendeskripsikan film ini sebagai sebuah ‘road movie’ yang berlatar luar angkasa dengan nada lebih gelap dari Superman sebuah gambaran yang langsung membangkitkan rasa penasaran.

Untuk jajaran pemain, nama-nama besar turut hadir. Matthias Schoenaerts berperan sebagai Krem of the Yellow Hills, pemimpin kelompok bajak laut luar angkasa sekaligus penjahat utama film ini. Eve Ridley memerankan Ruthye, gadis muda yang memicu seluruh petualangan. David Krumholtz dan Emily Beecham hadir sebagai orang tua Kara, sementara David Corenswet kembali sebentar sebagai Superman sepupu Kara.

Tapi satu nama yang paling bikin heboh adalah Jason Momoa. Setelah lama memerankan Aquaman di alam semesta DC lama, Momoa kini hadir dengan kostum yang sama sekali berbeda sebagai Lobo alien brutal dan pemburu bayaran dari planet utopia Czarnia. Momoa menyebut Lobo adalah karakter komik terbesar yang belum pernah muncul di film, dan Gunn menyetujui pendapat itu. Apakah Momoa bisa melepas bayangan

Aquaman-nya? Itulah pertanyaan besar yang akan terjawab di bioskop.

Di Balik Visual Megah, Ada Emosi yang Menggerakkan Cerita

Pengambilan gambar utama berlangsung dari Januari hingga Mei 2025, dengan lokasi utama di Warner Bros. Studios Leavesden dan London, Inggris, serta di kawasan Pegunungan Cairngorms, Skotlandia. Film ini menggunakan kamera IMAX, yang berarti pengalaman menontonnya di bioskop IMAX akan benar-benar luar biasa.

Gillespie juga memiliki pendekatan sinematografi yang unik: pergerakan kamera akan mencerminkan kondisi emosional Kara. Saat ia marah, kamera bergerak agresif dan kacau. Saat tenang, gerakannya lebih cair dan mengalir. Pendekatan ini bukan hanya teknis ini adalah cara bercerita melalui visual yang sangat sinematik.

Kenapa Film Ini Wajib Dinantikan?

Di tengah banjir film superhero yang terasa seragam, Supergirl hadir dengan pendekatan lebih gelap dan emosional—bukan tentang pahlawan sempurna, melainkan sosok yang rusak oleh masa lalu dan berjuang menemukan makna di tengah amarah dan luka. Naskah Ana Nogueira bahkan dipuji melampaui ekspektasi oleh James Gunn, diperkuat arahan Craig Gillespie serta penampilan Milly Alcock yang menjanjikan. Dengan konsep berani dan cerita yang segar, film ini menjadi salah satu yang paling dinantikan di 2026, terangkum dalam satu kalimat tajam dari trailernya: “Superman sees the goodness in everyone. I see the truth.” Dunia DCU pun dipastikan tidak akan sama lagi.***Dea Nurmala

Related posts

Kilas Balik Emosi dan Harapan: Mengingat Kembali Inside Out (2015)

FTV CHANNEL

Film Horor Epic, Berikut Fakta Menarik tentang Film Screamboat

FTV CHANNEL

Spider-Man: Brand New Day (2026): Ketika Peter Parker Benar-Benar Sendirian?

FTV CHANNEL